Cara Export Data Penggunaan Internet PPPOE CLIENT Format Excel di Mikrotik Secara Otomatis di Jam Tertentu
Cara Export Data Penggunaan Internet PPPOE Client Format Excel di mikrotik secara otomatis
Laporan dalam suatu platform itu sangatlah penting karena dengan adanya laporan maka kita bisa tau banyak hal dan bisa melakukan banyak hal lagi selanjutnya seperti keperluan analisa data, Client mana yang paling banyak penggunaan trafik internet, client mana yang paling sedikit penggunaan trafik internet, total bandwidth yang dihabiskan oleh semua clinet atau per client, dan masih banyak lagi kawan.
Oke teman-teman disini admin akan share cara export laporan User Pppoe Client format microsoft excel di mikrotik secara Otomatis. jadi enak ya nanti datanya bisa kita kelola di excel dengan mudah dan bisa kita pakai untuk Reporting. Entah itu reporting ke atasan kita, ataupun reporting untuk kita sendiri semisal kita selaku orang yang sudah mendirikan ISP, dan lain2. Oke langsung saja:
kita akan memanfaatkan fitur Script & Scheduler di mikrotik. fitur ini sangat bermanfaat bgt kawan karena dengan 2 fitur itu saja kita bisa mendapatkan laporan sesuai yg kita inginkan di periode waktu tertentu secara otomatis, karena nanti kita bisa setting Time-nya kapan script itu akan di proses
1. Masuk ke menu System - Script - klik (+) kiri atas. yang di isi hanya ini saja:
- Name: nama isi bebas
- Centang: read, write, test
- Source: isi script dibawah ini
INI SCRIPTNYA
:local d [/system clock get date];
:local t [/system clock get time];
# By suryait Androcom NET Format waktu agar aman untuk nama file (mengganti tanda titik dua ':' menjadi '-' atau kosong)
:local hours [:pick $t 0 2];
:local mins [:pick $t 3 5];
:local secs [:pick $t 6 8];
:local timeStr ($hours . "-" . $mins . "-" . $secs);
# Menggabungkan tanggal, waktu, dan nama file (.csv)
# Contoh hasil nama file: queue_export_dec-26-2026_14-30-00.csv
:local filename ("queue_export_" . $d . "_" . $timeStr . ".csv");
:local content "Name,Target,MaxLimit,BytesUpload,BytesDownload\n";
:foreach i in=[/queue simple find] do={
:local name [/queue simple get $i name];
:local target [/queue simple get $i target];
:local maxlim [/queue simple get $i max-limit];
:local bytes [/queue simple get $i bytes];
:local pos [:find $bytes "/"];
:local tx [:pick $bytes 0 $pos];
:local rx [:pick $bytes ($pos+1) [:len $bytes]];
:set content ($content . "\"" . $name . "\",\"" . $target . "\",\"" . $maxlim . "\"," . $tx . "," . $rx . "\n");
}
/file print file=$filename;
:delay 1s;
/file set [find name=($filename . ".txt")] contents=$content;
:log info ("Queue CSV Export berhasil disimpan ke file: " . $filename . ".txt");
2. Buka menu System - Scheduler - klik (+) kiri atas. yang di isi hanya ini saja:
- Nama
- Start Time
- Interval
- On Event
3. Finish
Bagi Anda yang ingin melihat tutorialnya dalam versi video, tenang saja sudah admin buatkan video youtube-nya juga kok di channel admin Androcom NET. Berikut videonya..
(video sedang proses)

Comments
Post a Comment